Beton bertulang serat (FRC) adalah material komposit yang menggabungkan serat diskret yang terdistribusi di seluruh matriks beton untuk meningkatkan kinerja struktural dan durabilitas. Serat—biasanya terbuat dari baja, polipropilen, atau kaca—bekerja bersama dengan penguatan tradisional untuk mengendalikan perambatan retak, meningkatkan kekuatan tarik, dan meningkatkan daktilitas. Komposisi utama terdiri dari semen Portland, agregat halus dan kasar, air, dan volume serat yang terkontrol (biasanya 0,5–2% menurut volume), menciptakan material homogen dengan ketahanan retak superior dibandingkan dengan beton konvensional. Interaksi serat-matriks ini sangat berharga dalam aplikasi geoteknik di mana pembebanan dinamis, siklus termal, dan paparan kimia memerlukan material dengan durabilitas yang ditingkatkan dan kebutuhan pemeliharaan yang berkurang.
Beton bertulang serat (FRC) adalah material komposit yang menggabungkan serat diskret yang terdistribusi di seluruh matriks beton untuk meningkatkan kinerja struktural dan durabilitas. Serat—biasanya terbuat dari baja, polipropilen, atau kaca—bekerja bersama dengan penguatan tradisional untuk mengendalikan perambatan retak, meningkatkan kekuatan tarik, dan meningkatkan daktilitas. Komposisi utama terdiri dari semen Portland, agregat halus dan kasar, air, dan volume serat yang terkontrol (biasanya 0,5–2% menurut volume), menciptakan material homogen dengan ketahanan retak superior dibandingkan dengan beton konvensional. Interaksi serat-matriks ini sangat berharga dalam aplikasi geoteknik di mana pembebanan dinamis, siklus termal, dan paparan kimia memerlukan material dengan durabilitas yang ditingkatkan dan kebutuhan pemeliharaan yang berkurang.