Tiang ulir, juga dikenal sebagai tiang heliks atau fondasi ulir heliks, adalah poros logam yang dilengkapi dengan satu atau lebih pelat heliks (sayap) yang berfungsi sebagai sekrup bor ketika diputar ke dalam tanah. Elemen fondasi ini menggabungkan prinsip struktural sistem tiang dengan kemudahan pemasangan perangkat berulir mekanis. Konfigurasi heliks memindahkan tanah secara lateral saat poros berputar, memadatkannya di sekitar heliks dan menciptakan daya dukung melalui mekanisme daya dukung ujung dan gesekan kulit. Biasanya diproduksi dari tabung baja berkualitas tinggi dengan pelat heliks yang dilas atau dibaut, tiang ulir menunjukkan kekuatan tarik tinggi, kerentanan korosi rendah (ketika digalvanis), dan distribusi beban yang dapat diprediksi, menjadikannya sangat cocok untuk kondisi geoteknik yang menantang di mana tiang pancang atau tiang bor tradisional menyajikan kendala logistik atau kebisingan.
Tiang ulir, juga dikenal sebagai tiang heliks atau fondasi ulir heliks, adalah poros logam yang dilengkapi dengan satu atau lebih pelat heliks (sayap) yang berfungsi sebagai sekrup bor ketika diputar ke dalam tanah. Elemen fondasi ini menggabungkan prinsip struktural sistem tiang dengan kemudahan pemasangan perangkat berulir mekanis. Konfigurasi heliks memindahkan tanah secara lateral saat poros berputar, memadatkannya di sekitar heliks dan menciptakan daya dukung melalui mekanisme daya dukung ujung dan gesekan kulit. Biasanya diproduksi dari tabung baja berkualitas tinggi dengan pelat heliks yang dilas atau dibaut, tiang ulir menunjukkan kekuatan tarik tinggi, kerentanan korosi rendah (ketika digalvanis), dan distribusi beban yang dapat diprediksi, menjadikannya sangat cocok untuk kondisi geoteknik yang menantang di mana tiang pancang atau tiang bor tradisional menyajikan kendala logistik atau kebisingan.